4 Penerbit Jepang Menghentikan Gugatan Terhadap Situs ‘Penerus Mangamura’

4 Penerbit Jepang Menghentikan Gugatan Terhadap Situs 'Penerus Mangamura' 1

Hakim Lewis J. Liman dari Pengadilan Distrik New York menolak gugatan bersama dari Shueisha, Kodansha, Kadokawa dan Shogakukan terhadap administrator situs web Hoshi no Romi yang tidak disebutkan namanya dan tiga situs web lain yang berasal dari Amerika Serikat pada 11 Mei.

Keempat penerbit Jepang mengajukan pemberitahuan penghentian sukarela pada 8 Mei. Penerbit & # 39; pemberitahuan menambahkan, "Penggugat terus mengikuti cara sipil dan pidana untuk menegakkan hak-hak mereka, dan dapat mengajukan kembali litigasi ini jika aktivitas pelanggaran dilakukan oleh terdakwa melanjutkan atau jika perlu dalam keadaan lain."

Pengadilan menerima permintaan penerbit pada 20 November untuk membuat penemuan cepat terhadap para terdakwa. identitas dan proses layanan lengkap melalui email. Namun, penyerahan legal penerbit lebih lanjut mencatat kesulitan dalam mengidentifikasi identitas operator Hoshi no Romi. Penerbit telah mengadakan panggilan pengadilan kepada perusahaan internet untuk mendapatkan catatan yang dapat menghubungi administrator situs dan kemudian bekerja dengan perusahaan konsultan untuk menganalisis data.

Karena "pertimbangan Tergugat upaya untuk menyembunyikan identitas mereka dan menghindari layanan," pengacara yang mengeluarkan meminta pada 25 Februari perpanjangan 90 hari untuk menyelesaikan proses layanan. Pengadilan menerima permintaan, yang memberi penerbit sampai 20 Mei untuk menyelesaikan proses layanan. Penerbit kemudian mengajukan keputusan untuk Michael J. Druckman untuk mengundurkan diri sebagai pengacara mereka pada 16 Maret, dan ia "diberhentikan" pada 1 Mei.

Penerbit mengajukan gugatan pada 4 September 2019. Penggugat mengklaim bahwa Hoshi no Romi dan tiga situs web lainnya, yang diduga menampung lebih dari 93.000 volume manga yang dipindai, adalah penerus situs web pembajakan manga Jepang Mangamura, dan dengan demikian melanggar hak cipta dan mendapat keuntungan dari itu. Penerbit meminta kompensasi dan penutupan situs.

Hoshi no Romi tampaknya diberi nama setelah Romi Hoshino, alias Zakay Romi, yang diduga sebagai administrator Mangamura. Keempat situs yang digugat tidak dapat diakses pada pertengahan September. Hoshino diekstradisi ke Jepang kemudian pada bulan September.

Situs pembajakan manga Jepang Mangamura menjadi tidak dapat diakses pada bulan April 2018. Penerbit Jepang telah mengajukan tuntutan pidana terhadap situs web ini pada musim panas hingga musim gugur 2017, dan pihak berwenang Jepang mengungkapkan pada bulan Mei 2018 bahwa mereka secara aktif menyelidiki Mangamura. Selain Hoshino, polisi melakukan beberapa penangkapan lainnya terkait pengunggahan gambar ilegal di situs.

Sumber: JST